Hal yang dirasakan oleh para mahasiswa jurusan Teknologi Pangan.

Dibuat oleh Admin Road To PTN - Road To PTN

27 Sep 2020

Hal yang dirasakan oleh para mahasiswa jurusan Teknologi Pangan.

Tau gak sih? jurusan Teknologi Pangan beberapa tahun terakhir menjadi salah satu jurusan yang banyak banget diminati oleh para calon mahasiswa. Kok bisa? Emang bagusnya apa sih? Eitss! Tunggu dulu nih, sebelumnya kamu tau gak Teknologi Pangan itu apa? Jangan ngejudge dulu sebelum mengenal jurusan Teknologi Pangan dengan baik dan benar.

Memang sih, dulunya di Indonesia hanya beberapa universitas yang menawarkan jurusan ini sebut saja IPB, UGM, dan Universitas Brawijaya, namun sekarang banyak universitas baik negeri maupun swasta yang menawarkan jurusan ini karena melihat peluang di masa depan. Kalau di luar negeri, jurusan ini namanya Food Technology atau Food Tech.

1. Sebenarnya, kebanyakan dari mereka mahasiswa Teknologi Pangan yang masuk ke jurusan ini awalnya nggak tahu banyak tentang teknologi pangan.

Pada saat kamu masuk jurusan ini, kamu bakal terus berpikir dan menebak-nebak segala sesuatu tentang jurusan ini. Banyak pertanyaan yang akan muncul di benakmu, bahkan ada yang mengira kalau ia salah jurusan. Bagi mereka yang kuat iman, mereka bakal terus melangkah dan positif thinking dan tidak sedikit juga dari mereka yang memilih untuk pindah jurusan.

Setelah mengikuti kelas dan mempelajari sedikit demi sedikit, lama kelamaan kamu akan memahami sendiri apa itu teknologi pangan. Bersyukurnya sih kalau kamu yang memiliki kakak kelas atau saudara yang juga kebetulan mengambil Teknologi Pangan, setidaknya kamu bisa bertanya dan punya gambaran tentang jurusan ini. Mungkin saat kamu melihat dan mendengar namanya “Teknologi Pangan” bayangan kamu jadi dipenuhi dengan makanan-makanan enak! Eh jadi tertarik deh! Hehehe..

2. Kamu bakal sering mendengar pertanyaan, “Oh itu jurusan memasak ya? Oh, itu termasuk jurusan pertanian juga ya?

Masak memasak? hmm di Teknologi Pangan itu kamu bakal di hadiahi mata kuliah-mata kuliah yang merupakan gabungan dari kimia, biologi, matematika, dan fisika. What?!! Jadi, di jurusan Teknologi Pangan itu ada mata kuliah Kimia Pangan, Analisis Pangan, Biokimia Pangan, Mikrobiologi Pangan, sampai pada Evaluasi Nilai Gizi Pangan. Gak ada tuh mata kuliah resep makanan khas Indonesia, atau cara membuat cake and tart.

Cuma mahasiswa Teknologi Pangan yang tahu seberapa dahsyat mata kuliah-mata kuliah itu. Belum lagi mereka yang mengira jurusan teknologi pangan itu sama dengan pertanian ?) duh di teknologi pangan gak ada yang bercocok tanam di sawah kok. Jelas beda ya… Meski terkadang banyak orang disekitar yang masih belum tahu tentang jurusan ini dan suka salah paham, pada akhirnya kamupun dengan sabar menjelaskan apa itu Teknologi Pangan yang ternyata lebih dahsyat dari sekadar urusan makan-memakan, masak-memasak atau bercocok tanam.

3. Kalau anak Teknologi Pangan mah mainannya ke pabrik dong! buat lihat proses produksi makanan yang biasa kamu beli.

Gak ke mall atau supermarket, ke Pabrik Pangan atau industri makanan adalah destinasi wisata ilmu yang asyik buat kamu. Kamu bakal sering melakukan fieldtrip ke pabrik-pabrik pangan baik berskala kecil maupun besar. Kamu akan dihadapkan dengan proses produksi pangan dalam skala besar yang mengggunakan alat-alat canggih dan sistem kontinyu. Kamu dibebaskan untuk melihat secara langsung proses produksi. Misalnya: bagaimana Indomie bisa memproduksi mie dengan jumlah milyaran dalam setahun. Jika beruntung, kamu tak akan pulang dengan tangan hampa. Kamu akan membawa produk pangan andalan tempat kamu berkunjung. Lumayan kan, hemat uang jajan apalagi anak rantau mah doyan dong yang gratisan.

4. Praktikum dan laporan everyday? Jangan putus asa, sesungguhnya ada hikmah dibalik kesulitan.

Untuk mata kuliah yang ada praktikumnya, mau gak mau akan menambah jam kamu di kampus. Gak tanggung-tanggung, kamu bisa seharian di kampus. Pagi kuliah, siang sampai sorenya praktikum kadang bisa sampai malam juga. Pulang malam buat praktikum dan mengerjakan laporan adalah makanan sehari-hari mahasiswa Teknologi Pangan.

Jangan bersedih karena akan ada rezeki gratis yang menanti kamu! Misalnya, kalau ada dosen atau kakak tingkat kamu yang penelitian di laboratorium, kamu bisa jadi panelis dadakan, bisa icip-icip makanan atau kue-kue. Kalau praktikum, terutama mata kuliah Teknologi Pengolahan Pangan kamu bakal praktik mulai dari pembuatan ice cream, permen, mie, manisan, mengolah daging, bahkan mengolah ikan dengan high pressure presto). Kalau ada sisa praktikum, kamu bebas membawanya pulang atau bisa buat acara makan-makan bareng temen-temen yang praktikum. Jangan lupa bawa nasi + bikin sambel yaa. wkwkwk

5. Jangan ngaku anak Teknologi Pangan tulen kalau belum akrab dengan yang namanya si Escherichia coli, Salmonella dan Clostridium botulinum!

Kamu yang kuliah di jurusan Teknologi Pangan, tentu sangat familiar dong dengan bakteri-bakteri patogen ini. Hampir di semua mata kuliah yang ada pangannya, terutama yang berkaitan dengan mikrobiologi kamu akan selalu menemukan nama mereka plus kesaktiannya. Saking seringnya mendengar nama mereka, kamu jadi hafal banget dan suka nyebut-nyebut nama mereka bahkan dimana-mana setiap kali mau makan sesuatu, mereka selalu menghantui kamu. Buat yang anak Teknologi Pangan, kamu pasti tahu keberadaan dan tempat tinggal mereka serta dampak yang mereka timbulkan.

6. Kuliah di jurusan ini ada banyak kesempatan kok untuk mengembangkan soft skill kamu.

Kamu suka berorganisasi? Atau punya bakat lain? Di jurusan ini, kamu bisa banget kok ikutan berbagai organisasi yang ada bahkan berkesempatan untuk bergabung dengan himpunan profesi di tingkat universitasmu, nasional, atau mungkin di dunia. Selain itu, kamu juga bisa turut aktif menjadi panitia dan melatih jiwa kepemimpinanmu karena banyak sekali pelatihan atau seminar yang berhubungan dengan Teknologi Pangan. Gak mau jadi panitia pun kamu juga bisa jadi peserta seminar atau pelatihan dan menambah keahliahanmu di bidang pangan. Dan pastinya ini adalah bekal kamu dimasa depan!

7. Dengan pengetahuan dan pemahaman di bidang teknologi pangan, kamu sering banget dibuat dilema, galau dan suka mikir-mikir mau makan apa. Ya gak sih?

Bahayanya bahan-bahan kimia yang ditambahkan pada bahan pangan dan mikroorganisme yang mungkin ada dalam makanan, membuat kamu dilema soal makanan yang baik dan sehat untuk dimakan. Terlebih, tidak ada yang menjamin bahwa makanan tersebut bebas dari segala kontaminasi kimia dan mikrobiologi.

Mau masak makanan sendiri? Duh repot banget dan hampir tidak punya waktu untuk melakukannya. Nah, hal ini bikin kamu jadi cuek dan bodo amat masalah makanan. Yang penting kenyang dan sudah baca bismillah plus doa makan hehehe…(jangan gitu ya guys, memperhatikan apa yang dikonsumsi itu penting lho! jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan)

8. Kuliah di jurusan ini, pasti bikin kamu punya inisiatif untuk jadi pengusaha kuliner.

Punya usaha sendiri? Sukses? Bisa membuka lapangan pekerjaan buat orang lain? Tidak diperintah dan tidak punya boss yang super nyebelin? Yah, kira-kira kamu pasti sering mengidamkan hal seperti ini. Gak salah kok! Selama ada kemauan pasti ada jalan. Pengalaman praktik pembuatan ini dan itu akan membuat otak bisnismu “ON”.

Kamu punya banyak khayalan bagaimana menciptakan dan mengembangkan sesuatau yang baru atau mungkin memperbaharui yang sudah ada hingga akhirnya produk yang kamu buat bisa dikenal dan diminati masyarakat. Beberapa dari mereka pun semakin mengembangkan sayap bisnisnya setelah lulus kuliah. Namun, banyak juga mahasiswa teknologi pangan yang banting stir dan hanya menjadikan bisnis sebuah cita-cita serta berharap suatu hari nanti menjadi kenyataan.

9. Saat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, kamu akan menemukan kawan-kawan dari jurusan berbeda

Saat melanjutkan studi S2, kamu bakal menemukan sarjana-sarjana yang basicnya bukan dari Teknologi Pangan. Misalnya, dari jurusan Teknik Kimia, Teknik Industri, Mikrobiologi, Kimia, Farmasi, Peternakan, Pertanian, dll. Mereka mencoba peruntungan untuk meneruskan di jurusan Teknologi Pangan. Kok bisa sih mereka ngambil jurusan lain? Sebagai sarjana Teknologi Pangan awalnya kamu akan merasa heran. Banyak kok anak Teknologi pangan yang berbelok arah saat masuk dunia kerja, meski ada juga yang tetap lurus dijalurnya. Sama halnya dengan studi, banyak pula yang berbelok arah ke bisnis atau manajemen, yaahh begitupula dengan mereka. Mungkin mereka punya alasan sendiri atau mungkin baru realize bahwa Teknologi Pangan itu begitu mempesona #Tsaahh

10. Di luar dari segala cobaan yang dihadapi, kamu akan selalu bangga jadi mahasiswa Teknologi pangan. Ilmu yang kamu pelajari akan selalu bermanfaat hingga akhir zaman!

Segala cobaan selama menjalani kuliah di jurusan ini dan menjadi alumni, akan ada rasa bangga dengan gelar setelah nama kamu. Apapun yang terjadi, suatu saat kamu akan merindukan masa-masa menjadi seorang mahasiswa. Dunia kerja yang begitu kejam serta ambisi-ambisi yang tak pernah habis mungkin akan membuat kamu jenuh. Dengan memilih untuk kuliah di jurusan Teknologi Pangan setidaknya telah memberimu banyak bekal untuk masa depan karena ilmu yang kamu dapatkan akan terus berguna hingga akhir kehidupan nanti. Yang namanya makanan adalah kebutuhan primer dan akan selalu dibutuhkan setiap saat. Jadi, jangan ada kata menyesal ya! Berbanggalah karena kamu sudah bersusah payah dan berjuang habis-habisan demi menyelesaikan studi di jurusan Teknologi Pangan. Manfaatkan dan terapkan ilmunya dengan baik.

Nah, itu dia hal-hal yang cuma bisa dirasakan oleh mahasiswa jurusan Teknologi Pangan.

Ditulis oleh : RISA INTAN

+++++
Khusus kedinasan kesini https://www.instagram.com/roadtoptk/

LINE Road To PTN https://line.me/R/ti/p/@afz8450i
Instagram Road To PTN https://www.instagram.com/roadtoptn
Youtube Road To PTN https://www.youtube.com/channel/UCIjJYtU7fnrhGWP3lX9QJKw
Facebook Road To PTN https://www.facebook.com/roadtoptn/
Twitter Road To PTN https://twitter.com/roadtoptn

#Roadtoptn - Mari Memberi Manfaat